African crops are very profound, especially corn and rice, and economic crops include mango, banana, pineapple, orange, cocoa, cashew, tea, sesame, peanuts etc. Thus,many types of agricultural machine including grain sheller are needed there.

Ghana
Ghana’s economy is still dominated by agriculture,so they badly need mesin pengupas biji-bijian. There are 2.8 million hectares land for agriculture, accounting for about 12% of whole land area. Per capita cultivated land is about 0.17 hectares. There are also about 5 million hectares of pasture and 7.9 million hectares of forest land. 59% workforce is engaged in agriculture, and agricultural output accounts for 43% in the national economic structure.
Tanaman utama: jagung, kentang, sorgum, beras, millet, dll.
Prospek: Di Ghana, pemerintah membeli mesin pertanian dan kemudian mendistribusikannya ke petani. Saat ini, ada 89 pusat layanan mesin pertanian dengan tingkat cakupan 56%.
Ethiopia
Di antara populasi 102,4 juta, tenaga kerja pertanian menyumbang lebih dari 85% dari total pekerjaan, dan pertanian menyumbang 47% dari PDB.
90% devisa negara bergantung pada ekspor produk pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional dan sumber utama pendapatan masyarakat.
Tanaman utama: teff, gandum, barley, jagung, sorgum, millet, wijen, minyak rapeseed, biji rami, kacang tanah, biji bunga matahari, dan biji kapas.
Tingkat pemanfaatan traktor di lahan yang direklamasi di Afrika hanya 10%, dan mesin penanaman bibit, mesin pemupukan, serta mesin perlindungan tanaman cukup populer di sana. Kurangnya irigasi dan drainase membuat pemanfaatan sumber daya air lokal tidak optimal.
Prospek: Lebih dari 90% lahan digunakan untuk peternakan. Kebanyakan petani menggunakan ternak dan tenaga manusia untuk menyelesaikan seluruh proses dari penanaman hingga panen. Tingkat mekanisasi sangat rendah.
Kenya
Kenya has a population of 45 million and 80% people are related with agriculture and animal husbandry,and they export many mesin pengupas biji-bijian annually.18% land is arable, and the rest is mainly suitable for animal husbandry.
Tanaman utama: jagung, gandum, dan beras.
Prospek: Mekanisasi pertanian di lahan besar dan menengah di Kenya hanya 30%, dan tenaga kerja utama adalah manual, menyumbang 50%. Peternakan menyumbang 20%, dan 80% lahan belum dikembangkan yang membawa peluang besar bagi perusahaan mesin pertanian.
Nigeria
Cina dan Nigeria telah menandatangani perjanjian tentang perdagangan, ekonomi, teknologi serta kerjasama ilmu pengetahuan dan teknologi dan perlindungan investasi, serta membentuk komite ekonomi dan perdagangan bersama. Nigeria, mitra dagang terbesar ketiga China, juga pasar ekspor terbesar kedua di Afrika dan negara investasi utama kami.
Nigeria adalah negara dengan populasi terbesar, yaitu 173 juta, menyumbang 16% dari seluruh Afrika. Sumber daya pertanian yang dimiliki Nigeria terutama meliputi lahan subur yang luas, tenaga kerja yang cukup, sumber daya air yang melimpah, dan sumber daya hutan.
Dipengaruhi oleh lingkungan alam yang unggul, berbagai jenis tanah, curah hujan dan sinar matahari yang melimpah, memungkinkan menanam jagung, sorgum, beras, kacang mete, singkong, pisang, kacang-kacangan, kentang, dan tanaman pangan lainnya.
Nigeria masih mendominasi ekonomi pertanian skala kecil. Berkat kekurangan serius dana pemerintah, teknisi pertanian memiliki pengetahuan terbatas tentang ilmu dan teknologi pertanian terbaru. Oleh karena itu, promosi teknologi pertanian berjalan lambat. Alat pertanian yang umum digunakan petani masih berupa cangkul pendek tradisional dan golok. Alat pertanian yang sederhana dan kuno ini menyebabkan tingginya intensitas tenaga kerja dan efisiensi yang rendah.
Dalam pertanian tanaman, teknologi sangat tertinggal. Di banyak wilayah, budidaya padi dilakukan dengan penanaman langsung, yang menyebabkan banyak masalah seperti waktu bibit yang berlebihan, jarak baris yang pendek yang mempengaruhi ventilasi, dan malnutrisi padi. Semua faktor ini akhirnya mempengaruhi hasil panen beras.
Dalam pengelolaan lahan pertanian, karena kurangnya teknologi yang diperlukan, orang tidak memiliki kesadaran seperti memangkas pohon, menerapkan pupuk, atau menyiangi tanaman.
Kongo
Agriculture machine in Congo has sustainable development potential. According to statistics from relevant departments, Congo has more than 80 million hectares of arable with annual rainfall of 1000-1500 mm. Until now, it has developed about 6 million hectares. The potential market for agricultural products in Congo and neighboring countries has reached 100 million people. Congo has great potential and sustainable conditions for developing agriculture, especially for mesin pengupas biji-bijian .
Sebagai negara dengan potensi besar, Kongo memiliki wilayah yang luas dan iklim yang beragam, yang memungkinkan perbedaan dalam mesin pertanian. Kongo dianggap sebagai negara penghasil tembaga terbesar di Afrika, dan juga memiliki sumber mineral bawah tanah yang melimpah.
Prospek: Kongo terutama memproduksi singkong, jagung, dan tanaman lainnya, dan memiliki 71,34 juta orang. Kebutuhan pangan Kongo tidak mandiri. Saat ini, produksi pertanian Kongo hanya mampu memenuhi 70% dari permintaan pasar domestik, dan mereka harus mengimpor makanan senilai 1,5 miliar dolar AS setiap tahun.